Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Hak Cipta

Perangkat Lunak Pengolah Data Citra Satelit NEO-1 Level-0

Kekayaan intelektual ini berupa karya cipta perangkat lunak yang dirancang dan dikembangkan secara khusus sebagai kesatuan pengembangan teknologi satelit NEO-1 yang mengambil fungsi sebagai perangkat pengolahan data citra yang bekerja di ground segment. Data muatan satelit NEO-1 yang dikirim dari sistem satelit ke stasiun bumi terlebih dahulu mengalami proses encoding yang diantaranya bertujuan untuk menjamin keutuhan data serta kompatibilitas dengan sistem penerimaan data satelit di dunia pada umumnya. Sebelum dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk berbagai aplikasi penginderaan jauh, data yang diterima melalui sistem penerima data di statsiun bumi ini perlu dilakukan proses decoding sehingga data yang dibaca sesuai dengan data yang dihasilkan oleh sensor pada sistem satelit. Proses ini bersifat unik dan hanya bisa dilakukan pihak pengembang satelit. Hal ini yang menjadikan sistem pengolah ini merupakan satu kesatuan dengan sistem satelit yang diluncurkan di orbit. Selain melakukan proses decoding, perangkat lunak ini juga dapat melakukan berbagai macam fungsi yang diejawantahkan dalam berbagai fitur untuk mendukung produksi data yang lebih baik serta efisien.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 21 Agustus 2025
  • Detail
Hak Cipta
NOMOR B-9410/III.9.2/FR.04.00/12/2025

Aplikasi Antar Muka Xray Digital Portabel Dengan Deteksi Kelainan Radiolog

Antar Muka Xray digital portabel terdiri dari halam logon, halaman utama dan halaman citra. Atar muka ini terkoneksi dengan perangkat xray bila di koneksikan via usb. Aplikasi juga bisa berdiri sendiri sebagai simulai antar muka

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 20 Agustus 2025
  • Detail
Hak Cipta
B-23256/III.9.3/TK.11.01/8/2025

Si Pena : Sistem Informasi Penghitung Asupan Natrium

SiPENA adalah salah satu terobosan IT kesehatan dalam bentuk aplikasi berbasis web yang dapat digunakan dengan mudah oleh seseorang untuk mengukur jumlah asupan garam dari makanan atau minuman yang dikonsumsi dalam sehari. Aplikasi Si PENA sebagai salah satu bentuk edukasi mandiri terhadap individu agar mampu membatasi asupan garam. Natrium atau garam sebagai predictor utama hipertensi. Mayoritas penderita hipertensi tidak terkontrol sebagai penyebab utama munculnya penyakit stroke dan jantung koroner. Pengendalian tekanan darah bisa diintervensi dengan mengendalikan asupan natrium atau garam dari pola makan sehari-hari. Masyarakat belum paham makanan dan minuman sumber natrium dan kesulitan menghitung jumlah natrium/garam yang dikonsumsi. Salah satu solusinya adalah dengan mengembangkan aplikasi Si PENA, maka seseorang akan bisa tahu jumlah natrium yang sudah dikonsumsi serta jenis makanan apa yang berkontribusi tinggi kadar natriumnya. Dampak terhadap masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan diri tentang jumlah garam yang dikonsumsi per hari, sudah berlebih atau tidak dan diharapkan dapat melakukan perubahan perilaku pembatasan asupan garam sesuai dengan program nasional pembatasan GGL (Gula Garam Lemak). Aplikasi ini menggunakan database semua jenis pangan di Indonesia, data berasal dari Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) yang dilengkapi data dari BPOM, Kementan, Prodi Gizi Poltekes Jakarta II, Prodi Gizi IPB, prodi gizi UPI Bandung. Aplikasi Si PENA berpotensi besar untuk replikasi dan dan replikasi, dan upgrade database sesuai perkembangan data pangan Indonesia dan pengembangan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk prediksi risiko kejadian hipertensi.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 19 Agustus 2025
  • Detail
Hak Cipta
B-22943/III.6.7/TK.11.01/8/2025

GeoCropSAR – Aplikasi Identifikasi Tanaman Semusim Berbasis Geospasial Menggunakan Data Synthetic Aperture Radar

Aplikasi GeoCropSAR merupakan aplikasi berlisensi terbuka yang dapat digunakan untuk melakukan identifikasi tanaman semusim diantaranya padi, jagung, dan tebu dengan input berupa nilai statistik data multi-temporal Synthetic Aperture Radar (C-band) backscatter gamma nought dan fitur tekstur pada polarisasi VH dan VV. Model dalam aplikasi ini dibangun dengan menggunakan klasifikasi terbimbing algoritma Transformer untuk mengelaskan tanaman semusim. Aplikasi yang memiliki keluaran berupa data raster ini membantu pengguna dalam melakukan pemetaan tanaman semusim di Indonesia berbasis data citra satelit penginderaan jauh SAR secara cepat dan bebas dari pengaruh awan dan cuaca.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 19 Agustus 2025
  • Detail
Hak Cipta
B-23325/III.4.2/TK.09/8/2025

Data Set Geomorfologi Cekungan Bandung

Secara geografis daerah Pemetaan Geomorfologi Daerah Cekungan Bandung, masuk dalam wilayah Kabupaten Bandung, Bandung Barat dan Kota bandung Provinsi Jawa Barat. Daerah pemetaan terletak pada koordinat 107°25’ sampai 107°55’ BT dan 6°45’ sampai 7°15’ LU. Secara administratif daerah pemetaan mencakup luasan wilayah 4 (empat) kabupaten dan satu kota yaitu : Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cimahi, Kabupaten Sumedang, dan Kota Bandung - Provinsi Jawa Barat. Geomorfologi Daerah Cekungan Bandung Provinsi Jawa Barat dapat dibagi menjadi 6 (enam) bentukan asal yaitu : Bentukan Asal Volkanik (V), Bentukan Asal Denudasi (D), Bentukan Asal Denudasi-Gunungapi (DV),Bentukan Asal Sungai-Gunungapi (FV), Bentukan Asal Sungai-Danau (FL) dan Bentukan Asal Struktur (S). Dari ke tujuh bentukan asal ini, masih bisa dipisahkan lagi menjadi beberapa bentuklahan. Bentukan Asal Gunungapi (V) dapat dibagi menjadi 12 (dua belas) bentuklahan yaitu : Kerucut Gunungapi Muda (V1), Lereng Kaki Gunungapi Muda (V2), Kipas Lava Gunungapi Muda (V3), Dasar Kepundan Gunungapi Muda (V4), Dataran Antar Gunung (V5), Kerucut Parasiter Gunungapi Muda/Intrusi (V6), Kipas Lava/Aliran Piroklastik Parasiter Gunungapi (V7), Sumbat Lava (V8), Kipas Lava Gunungapi Purba (V9), Dasar Kawah Kepundan Gunungapi Purba (V10), Lereng Kaki Gunungapi Purba (V11) dan Kerucut Gunungapi Purba (V12). Bentukan Asal Denudasi (D), hanya terdiri dari satu bentuklahan yaitu : Lereng Rombakan (D1). Bentukan Asal Denudasi-Gunungapi (DV), hanya terdiri dari satu bentuklahan yaitu : Perbukitan Jejak Dinding Kawah Purba (DV1). Bentukan Asal Sungai-Gunungapi (FV), hanya terdiri dari satu bentuklahan yaitu : Kipas Lahar Gunungapi Purba (FV1). Bentukan Asal Sungai-Danau (FL), hanya terdiri dari satu bentuklahan yaitu : Dataran Aluvial Danau (FL1). Bentukan Asal Struktur (S), dapat dibagi menjadi 5 (lima) bentuklahan yaitu : Perbukitan bargelombang (S1), Perbukitan Blok Sesar (S2), Pegunungan Blok Sesar (S3), Undak Struktur (S4), Lembah Struktur (S5) dan Pegunungan Bllok Naik (S6)

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 18 Agustus 2025
  • Detail
Hak Cipta

Aplikasi Prediksi Kandungan Klorofil Total Tanaman dari Citra Satelit Landsat-8/9

Aplikasi ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk melakukan pengolahan data citra satelit penginderaan jauh. Informasi yang dihasilkan pada aplikasi ini adalah informasi estimasi kandungan klorofil total daun tanaman dengan resolusi spasial 30 meter. Informasi tersebut dihasilkan dari pemodelan numerik reflektan daun tanaman menggunakan metode regresi linier. Model dibangun dari data hyperspectral reflectance yang diukur menggunakan Analytical Spectral Devices (ASD) FieldSpec4 dan data klorofil total daun tanaman yang diperoleh dari pengukuran di laboratorium. Reflektansi yang diperoleh dari ASD FieldSpec4 dicuplik dan dirata-rata sesuai dengan spektrum pita yang terdapat pada citra Landsat-8/9. Model dengan nilai R2 dan R2(adj) terbaik dipilih untuk digunakan dalam aplikasi ini sebagai model prediktor nilai klorofil total tanaman dari citra Landsat-8/9. Nilai klorofil total yang ditampilkan pada peta adalah nilai rata-rata klorofil total pada rentang waktu yang dimasukkan oleh pengguna.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 15 Agustus 2025
  • Detail
Hak Cipta
NOMOR B-25235/III.6.7/TK.11.01/7/2025

SISTEM INFORMASI MONITORING DAN ESTIMASI KARBON MANGROVE (Mangrove Application for Carbon Estimation - MACA)

Hak cipta yang diusulkan yaitu aplikasi sederhana berbasis Google Earth Engine (GEE) berjudul SISTEM INFORMASI MONITORING DAN ESTIMASI KARBON MANGROVE (Mangrove Application for Carbon Estimation - MACA). Aplikasi ini dirancang untuk memantau perubahan luasan dan menganalisis kondisi ekosistem mangrove di Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah, dengan memanfaatkan data citra satelit pasif yang tersedia di platform GEE. Kegunaan utama aplikasi ini adalah memberikan alat efisien dan akurat untuk memantau luasan mangrove, mengetahui nilai stok karbon di atas permukaan (Above-Ground Carbon - AGC), serta menghitung estimasi emisi karbon yang dihasilkan akibat perubahan luasan mangrove antara tahun 2013 dan 2023. Dengan fitur pemantauan yang terintegrasi, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengidentifikasi area yang mengalami perubahan atau kerusakan, menilai dampak lingkungan, serta mendukung perencanaan langkah-langkah perlindungan dan restorasi mangrove. Aplikasi ini merupakan versi pertama untuk pemantauan perubahan luasan dan estimasi karbon mangrove pada wilayah pesisir Kabupaten Kendal secara digital, sebagai kontribusi terhadap upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian keanekaragaman hayati pesisir.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 14 Agustus 2025
  • Detail
Hak Cipta
B-23015/III.6.7/TK.11.01/8/2025

GEMS (Geo-Enabled Mangrove Surveillance)

Kerusakan ekosistem mangrove akibat deforestasi merupakan ancaman serius terhadap keberlanjutan lingkungan pesisir dan mitigasi perubahan iklim global. Untuk menjawab tantangan pemantauan mangrove secara dinamis, dikembangkan GEMS (Geo-Enabled Mangrove Surveillance), sebuah aplikasi sistem peringatan dini deforestasi mangrove berbasis penginderaan jauh. Aplikasi ini dirancang pada platform Google Earth Engine (GEE), dibangun menggunakan bahasa pemrograman Javascript, dengan input citra Sentinel-1, Sentinel-2, dan Landsat-8. Proses klasifikasi menggunakan pendekatan Gaussian dan Iterative Bayesian, dengan sampel pelatihan Peta Mangrove Nasional (PMN) 2021. Aplikasi ini memungkinkan pemantauan kondisi mangrove mulai tahun 2023 dengan interval waktu yang fleksibel (bulanan hingga tahunan), dan telah diimplementasikan pada enam lokasi studi di Indonesia, yaitu Semarang, Pekalongan, Cilacap, Teluk Benoa, Maros, dan Indramayu. Output aplikasi ini berupa peta status mangrove dalam empat kelas (Intact mangrove, Warning, Alert, dan High alert) yang dapat diunduh dalam format GeoTiff. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GEMS mampu mengidentifikasi perubahan tutupan mangrove secara adaptif dan efisien, serta menyediakan informasi spasial-temporal yang relevan untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 14 Agustus 2025
  • Detail
Hak Cipta
01

Dataset Biodiversitas Laut Dangkal : Terumbu Karang pulau Pramuka dan pulau Tidung, Kepulauan Seribu

Dataset ini merupakan hasil dokumentasi dan analisis biodiversitas terumbu karang di wilayah laut dangkal Pulau Pramuka dan Pulau Tidung, bagian dari Kepulauan Seribu, Indonesia. Data dikumpulkan melalui survei lapangan pada kedalaman 3–10 meter menggunakan metode transek sepanjang 50 meter pada empat titik lokasi. Pada setiap transek, diambil foto bawah air secara sistematis dalam area 1×1 meter, dan setiap foto dianalisis menggunakan 30 titik sampling acak. Identifikasi jenis substrat dilakukan menggunakan perangkat lunak CPCe (Coral Point Count with Excel Extension), menghasilkan data numerik substrat (karang hidup, pasir, rumput laut, dan lain-lain) per titik foto. Dataset ini disusun secara sistematis dalam format digital, terdiri atas metadata, dokumentasi foto, dan hasil identifikasi substrat. Dataset ini mencerminkan orisinalitas dalam pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data biodiversitas laut dangkal, dan dapat digunakan untuk keperluan penelitian, pemantauan ekosistem, serta pengambilan kebijakan berbasis bukti dalam konservasi laut.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 13 Agustus 2025
  • Detail
Hak Cipta
B-22600/III.6.4/TK.11.01/8/2025

Software Simulasi Pendeteksian Teletsunami Berbasis Algoritma DLPT (Detection with Lengthening Prediction Time)

Software simulasi pendeteksian teletsunami berbasis algoritma DLPT (Detection with Lengthening Prediction Time) adalah sistem pendeteksian gelombang tsunami secara real-time pada Buoy based Tsunami Early Warning System (TEWS). Algoritma DLPT merupakan modifikasi dari algoritma pendeteksian tsunami klasik yaitu algoritma DART (Deep-ocean Assessment and Reporting of Tsunamis) yang dikembangkan oleh NOAA pada tahun 1997, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan algoritma DART dalam mendeteksi gelombang teletsunami.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 12 Agustus 2025
  • Detail