Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

FEMORAL IMPLAN SENDI PANGGUL

Invensi ini berkaitan dengan suatu femoral implan sendi panggul yang sesuai dengan kebutuhan operasi ortopedi dengan pembebanan mekanik yang merata. Tujuan khusus invensi ini adalah menyediakan suatu femoral implan sendi panggul yang terdiri dari bagian kepala, leher, badan atas, dan badan bawah; yang dicirikan dengan kepala femoral berbentuk bola pejal dengan diameter sebesar 20-30 mm; kepala femoral tersambung dengan leher femoral berbentuk silinder pejal dengan diameter sebesar 10-20 mm; kepala femoral dan leher femoral berada dalam satu sumbu konsentris yang membentuk sudut dengan sumbu normal permukaan atas dan permukaan ujung bawah sebesar 40-50 derajat; bidang pertemuan antara kepala femoral dan leher femoral berbentuk fillet dengan jari-jari kelengkungan sebesar 1-3 mm; panjang badan femoral dihitung dari permukaan atas sampai permukaan ujung bawah sesuai sumbu normal atau tegak lurus sebesar 100-160 mm; bidang pertemuan di sekeliling bidang-bidang badan femoral berbentuk fillet dengan jari-jari kelengkungan sebesar 1-3 mm; ketebalan badan femoral sebesar 10-16 mm; ujung bawah femoral berbentuk tumpul dengan permukaan rata; ketebalan ujung bawah femoral mengecil; bagian kepala femoral memiliki spesifikasi kekasaran permukaan grade N1-N3; bagian badan femoral memiliki spesifikasi kekasaran permukaan grade N9; permukaan bagian femoral implan sendi panggul memiliki spesifikasi kekasaran grade N4-N6.

  • Paten
  • Pemeriksaan Substantif Tahap I
  • - 30 September 2021
  • Detail
Paten

MAGNETIK NANOPARTIKEL DARI LIMBAH MILL SCALE DAN PROSES PEMBUATANNYA

Invensi ini berkaitan dengan pengembangan material magnetik nanopartikel (MNP) berbahan dasar mill scale dari limbah pengolahan baja, melalui reaksi reduksi dan proses milling menggunakan High Energy Milling (HEM) untuk menghasilkan ukuran serbuk optimum 100-450 nm. Sintesis magnetik nanopartikel (MNP) dilakukan dengan tiga tahapan yaitu proses disk mill, kalsinasi pada suhu maksimum 300\degc\ \ dan ball milling dengan variasi kecepatan. Karakteristik MNP yang diaplikasikan diukur melalui sifat kemagnetannya melalui karakterisasi VSM serta dengan penentuan ukuran partikel dari karakterisasi SEM dan XRD. Hasil sintesis menghasilkan kadar magnetit mencapai 75-80%, dan menghasilkan sifat superparamagnetik dengan saturasi sebesar 40-43,36 kG, nilai remanen 10-13,41 kG, koersiviti 0,46 kOe, serta ukuran partikel optimum pada maksimum 443,16 nm. Hasil puncak-puncak XRD menunjukan kesesuaian konfirmasi terbentuknya magnetik nanopartikel berbentuk kubik dengan ukuran kristal 176Å.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 September 2021
  • Detail
Paten

METODE PEMBUATAN PRODUK MINUMAN BERBAHAN DASAR BUAH JAMBU BIJI MERAH TERFERMENTASI

-

  • Paten
  • Dapat diberi Paten
  • - 16 September 2021
  • Detail
Paten

KOMPOSISI DAN PROSES PEMBUATAN BUBUR DAUN SINGKONG INSTAN TINGGI PROTEIN,MINERAL ZAT BESI, YODIUM DAN SENG

-

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 16 September 2021
  • Detail
Paten

METODE STERILISASI DAGING BERKUAH DALAM KEMASAN FLEKSIBEL

-

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 16 September 2021
  • Detail
Paten

PROSES MODIFIKASI ZEOLIT ALAM DENGAN PEREAKSI ASAM DAN BASA UNTUKPEMBUATAN KATALIS ZnO-TiO2/ZEOLIT ALAM

Invensi ini berhubungan dengan proses modifikasi zeolit alam dengan pereaksi asam dan basa untuk pembuatan katalis ZnO-TiO2/Zeolit alam. Sebelum dilakukan modifikasi, zeolit alam dihaluskan menggunakan ball mill agar ukuran yang didapat lebih halus. Setelah itu, zeolit alam yang telah dihaluskan kemudian diaktivasi fisik pada suhu 500 oC selama 3 jam, Kemudian, zeolit alam ditambahkan dengan larutan asam dan basa yaitu HCl dan NaOH. Selanjutnya, zeolit alam diimpregnasi dengan ZnO dan TiO2. Rasio Si/Al terbesar didapat pada modifikasi secara asam menggunakan larutan HCl yaitu sebesar 7,2 dengan luas permukaan sebesar 9,1269 m2. Zeolit alam merupakan jenis klinoptilolit.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 16 September 2021
  • Detail
Paten

METODE PEMISAHAN SPERMA PEMBAWA KROMOSOM X DAN Y SAPI MENGGUNAKANKOLOM NANO-ALBUMEN KERING BEKU

Invensi ini berkaitan dengan suatu metode pemisahan sperma pembawa kromosom X dan Y menggunakan kolom nano-albumen kering beku. kolom nano-albumen terdiri atas 2 lapisan fraksi atas dan bawah dengan konsentrasi yang berbeda. kelebihan invensi ini dapat memisahkan spermatozoa X dan Y secara efisien, stabil dengan bahan pemisahan yang dapat disimpan dalam waktu lama dan dapat mencegah penurunan kualitas sperma pasca pemisahan. Invensi ini menghasilkan proporsi sperma X 75,52% dan Y 76,14%, hasil validasi dilakukan secara morfometrik dan molekular dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) mengkonfirmasi adanya kromosom Y (jantan) pada fraksi atas dan kromosom X (betina) pada fraksi bawah kolom nano-albumen.

  • Paten
  • Pemeriksaan Substantif Tahap I
  • - 16 September 2021
  • Detail
Paten

KOMPOSISI BATA BETON BERBAHAN ARANG HIDRO DARI SERAT ALAM

Invensi ini berkaitan dengan komposisi pembuatan bata beton dari campuran semen, pasir, bahan pemlastis super plasticizer high range water reducer (HRWR), arang hidro dari serat tandan kosong kelapa sawit, dan air, yang dilakukan dalam 2 tahapan utama, yaitu proses pembuatan arang hidro dari serat tandan kosong kelapa sawit dan proses pembuatan bata beton dengan pengisi arang hidro. Pada tahap pertama dihasilkan arang hidro terbaik yang dihasilkan dari proses karbonisasi hidrotermal pada suhu 150 C selama 4 jam. Sedangkan pada tahap kedua dihasilkan bata beton terbaik yaitu bata beton dengan penambahan arang hidro sebesar 1-2% dari berat semen.

  • Paten
  • Pemeriksaan Substantif Tahap I
  • - 09 September 2021
  • Detail
Paten

KOMBUCHA TEH DAUN KELOR DAN PROSES PEMBUATANNYA

Invensi ini berhubungan dengan suatu produk fermentasi yaitu kombucha dengan bahan teh daun kelor dengan sumber gula sukrosa (gula pasir) dan gula semut dengan perbandingan tertentu dan teknik inaktivasinya untuk menghentikan proses fermentasi. Invensi ini juga mengungkapkan proses pembuatan kombucha yang meliputi tahapan pembuatan ekstrak 1,5% serbuk daun kelor menggunakan air panas dan penambahan kombinasi gula pasir dan gula aren semut. Kombinasi gula pasir dan gula aren semut terdiri dari 75% : 25%; 50% : 50%, dan 25% : 75%. Kombinasi yang paling disukai adalah 75% : 25%. Campuran tersebut selanjutnya difermentasi pada rentang waktu sekitar 6, 9, dan 12 hari. Lama fermentasi yang lebih disukai adalah pada lama fermentasi 6 hari dengan kombinasi gula yang paling disukai. Fermentasi lanjut dari kombucha teh daun kelor dapat dipertahankan dengan cara inaktivasi melalui pemanasan pada suhu sekitar 50oC - 60oC yang terbukti mampu mempertahankan penurunan pH dan total asam jika dibandingkan dengan tanpa pemanasan selama penyimpanan pada suhu rendah. Produk kombucha pada invensi ini memiliki aktivitas antibakteri yang cukup baik terhadap bakteri S. Aureus dan E. coli setelah dibandingkan dengan kontrol menggunakan penisilin dengan efektivitas zona hambat masing masing sebesar 64% dan 78,4%.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 03 September 2021
  • Detail
Paten

EKSTRAK METANOL DAN FRAKSINYA DARI KULIT BATANG TRENGGULI (CASSIA FISTULA)SEBAGAI KANDIDAT OBAT HERBAL ANTIDIABETES

-

  • Paten
  • Pemeriksaan Substantif Tahap I
  • - 03 September 2021
  • Detail