Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
METODE FUSI-REDUKSI UNTUK EKSTRAKSI NIKEL DARI BIJIH NIKEL LATERIT
Invensi ini berkaitan dengan suatu metode fusi-reduksi untuk ekstraksi nikel dari bijih nikel laterit. Lebih khusus lagi, invensi ini berkaitan dengan pembuatan serbuk nikel karbonat dari bijih nikel laterit menggunakan metode fusi-reduksi yaitu terjadinya proses fusi alkali dan reduksi pada tahapan pemanggangan dengan sodium karbonat. Adapun tahapan-tahapan prosesnya terdiri atas penggerusan dan pengayakan, pencampuran dengan sodium karbonat, pemanggangan campuran bijih nikel laterit dan sodium karbonat (Na2CO3), pelindian terhadap hasil pemanggangan menggunakan pelarut ammonia-amonium karbonat, serta kristalisasi larutan hingga diperoleh serbuk nikel karbonat. Kristalisasi dilakukan dengan metode pemanasan secara perlahan di bawah temperatur didih larutan hingga diperoleh partikel endapan nikel karbonat berwarna hijau keputihan dengan kandungan NiO hingga 65%.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 04 Agustus 2022
- Detail
Struktur Frame Pada Fuselage MALE
Struktur Frame fuselage digunakan untuk menahan beban operasional dan payloads MALE
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 04 Agustus 2022
- Detail
Simulator Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Berdaya 10 MWth
Program komputer berupa Simulator Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Berdaya 10 MWth adalah perangkat lunak simulasi operasi PLTN berbasis teknologi High Temperature Gas cooled Reactor (HTGR) yang menggambarkan prinsip kerja reaktor nuklir tersebut untuk menghasilkan daya termal 10 MW. Simulator ini merupakan PLTN small modular reactor dengan memiliki satu steam generator, satu blower dan pompa pendingin sekunder, kondenser, turbin generator serta komponen utama lainnya. Tujuan pembuatan simulator adalah untuk penerapan konsep IPTEK reaktor nuklir menjadi suatu perangkat lunak yang dapat dibandingkan dengan perangkat lunak standar perhitungan reaktor nuklir sehingga hasil simulasi sangat mirip dengan hasil operasi reaktor nuklir sungguhan. Simulator dapat mensimulasikan PLTN pada saat kondisi operasi startup, transien power rise, steady state 100% power, dan shutdown. Hasil interaksi pengguna (user) yang dapat mengendalikan reaktor secara otomatis maupun secara manual, berupa distribusi temperatur di dalam bahan bakar (fuel), pendingin primer menggunakan gas Helium bertekanan 30 bar, pendingin air bertekanan 60 bar sebagai penindingin sekunder menuju turbin dan seterusnya. Sehingga pengguna dapat merasakan seolah - olah mengendalikan PLTN yang sesungguhnya, bahkan dapat bermain mencoba berbagai kondisi sampai batas parameter keselamatan terlewati dan direspon oleh sistem proteksi reaktor dengan SCRAM, yaitu reaktor shutdown secara otomatis untuk menghindari kondisi kecelakaan reaktor yang lebih parah.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 03 Agustus 2022
- Detail
Perangkat lunak antarmuka Modul Pengendali Roda Reaksi Satelit LAPAN (wheel drive electronics [WDE])
Satelit LAPAN-A4 membawa beberapa aktuator untuk dapat mengendalikan sikap satelit antara lain coil dan roda reaksi (reaction wheel). Roda reaksi merupakan aktuator aktif yang digunakan untuk mengendalikan sikap atau orientasi satelit dalam menjalankan misinya dengan cara mengatur rotasi satelit. Roda reaksi terdiri dari beberapa komponen antara lain flywheel dan Motor DC Brushless (BLDC). Roda reaksi dikendalikan oleh modul pengendali (wheel drive electronics [WDE]), yang terdiri dari mikrokontroler dan beberapa rangkaian elektronik serta terhubung dengan roda reaksi melalui komunikasi serial RS422. WDE bertugas menerima perintah dari perangkat lunak untuk melaksanakan fungsinya antara lain kontrol kecepatan putar flywheel, torsi dan lainnya. Selain itu, WDE juga terhubung dengan sensor inersial berupa gyro fiber optik melalui antarmuka komunikasi serial asinkronus yang memungkinkan flywheel dan gyro dapat mengontrol kecepatan sudut atau posisi sudut pada salah satu sumbu satellit. Perangkat lunak antarmuka Modul Pengendali Roda Reaksi Satelit LAPAN (wheel drive electronics [WDE]) dibangun agar pengguna dapat berkomunikasi dengan WDE termasuk melakukan proses pengujian, kalibrasi maupun observasi pada WDE dan roda reaksi. Perangkat lunak ini juga dapat terhubung dengan beberapa modul eksternal melalui komunikasi serial RS422 antara lain catu daya digital dalam rangka menunjang proses kalibrasi arus roda reaksi, serta modul sensor temperatur untuk kalibrasi temperatur internal WDE
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 03 Agustus 2022
- Detail
METODE PEMBUATAN SELULOSA MIKROKRISTAL DARI LIMBAH RUMPUT LAUT GRACILARIA VERRUCOSA
Invensi ini berupa suatu metode pembuatan selulosa mikrokristalin dari limbah rumput laut Gracilaria verrucosa. Metode pembuatan selulosa mikrokristalin pada invensi ini dilakukan dengan proses ekstraksi dengan pelarut organik methanol teknis (1:5), delignifikasi menggunakan larutan basa kuat konsentrasi NaOH 2-5 % pada suhu 70-80oC selama 1 jam, penetralan, pemutihan dengan larutan H2O2 2-5% pada suhu 60-70oC selama 1 jam dan hidrolisis menggunakan larutan asam kuat konsentrasi HCl 3-6% pada suhu 80-100oC selama 5-7 menit. Hasil pengujian selulosa mikrokristalin dari limbah rumput laut Gracilaria verrucosa dengan FTIR, XRD, menunjukkan spektrum yang sama dengan standard MCC.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 03 Agustus 2022
- Detail
KOMPOSIT VINIR KAYU DAN BAMBU TRANSPARAN JERNIH BERWARNA DENGAN TEKNIK PEMUTIHAN BERULANG
Invensi ini bertujuan menyediakan produk dan teknologi produksi komposit vinir kayu/bambu transparan jernih berwarna. Terdapat 2 tahapan proses yaitu 1) fabrikasi sampel kayu/bambu pratransparan dan 2) infiltrasi polimer jernih berwarna. Tahap 1) diawali pemilihan vinir kayu/bambu tebal (0,3 – 0,6) mm. Pelunakan tahap 1 menggunakan perendaman air suhu ruang (20-24) jam dilanjutkan pelunakan 2 menggunakan air suhu 30-40°C selama (30-40 menit). Tahap krusial ditandai dengan proses perendaman larutan pemutih 3-10% pada suhu ruang selama 1-1,5 jam. Proses lanjutan yaitu partial delignification menggunakan alkali 5-10wt% (70°C-90°C; 1-3 jam). Larutan pemutih 3-10% dilakukan kembali dengan perbandingan penggunaan air = 1:1 (70°C-90)°C selama 1-1,5 jam. Langkah selanjutnya adalah penggunaan larutan pembilas (etanol : aceton (1:1) (perendaman; 2-5 jam). Tahap terakhir dari langkah tahap 1) adalah dihasilkannya pra kayu/bambu transparan. Tahap 2, diawali penyiapan pewarna alami/sintetik cair (5 – 15) ml. Resin sintetik termoset berat (35 – 60) g kemudian dicampurkan dengan pewarna tersebut (40 - 60)°C menghasilkan polimer sintetik termoset berwarna. Proses akhir pada tahap 2) adalah infiltrasi polimer ke dalam pra kayu/bambu transparan teknik impregnasi(60-80)°C; tekanan(1-2)Mpa; waktu (15-30) menit. Proses akhir adalah conditioning menjadi produk komposit kayu atau bambu transparan jernih berwarna.
- Paten
- Publikasi
- - 02 Agustus 2022
- Detail
SISTEM PEMANAS AIR BERBASIS PELTIER DENGAN PUMP FLOW RATE CONTROL
Invensi ini mengenai perangkat pemanas air untuk mempertahankan suhu, lebih khusus lagi, invensi ini bertujuan untuk menjaga suhu air pada bak untuk budidaya ikan dengan tujuan pertumbuhan ikan tersebut menjadi optimal. Suhu air bak ikan dapat berubah-ubah karena dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekitarnya terlebih lokasi bak yang berada di area terbuka. Pada saat kondisi lingkungan dingin, suhu air bak ikan akan ikut turun. Untuk menjaga suhu air bak ikan tetap pada rentang yang diinginkan maka diperlukan sistem pemanas air. Pemanas air ini tersusun dari modul Peltier yang ditempelkan pada sebuah water circulation block. Selain itu untuk mendapatkan pemanasan yang optimal, perangkat ini juga dilengkapi pengendali kecepatan pompa. Kecepatan pompa perlu diatur untuk mendapatkan nilai flow rate yang sesuai secara perhitungan teoritis agar penyerapan kalor air pada media konduktor optimal. Flow rate yang terlalu kencang atau terlalu pelan akan mempengaruhi lama waktu pemanasan air.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 02 Agustus 2022
- Detail
METODE PELAPISAN Ti-Cu-N UNTUK MENINGKATKAN SIFAT ANTIBAKTERI PADA SS 316L MENGGUNAKAN TEKNIK SPUTTERING DC
Invensi ini berkaitan dengan metode untuk penumbuhan lapisan tipis Ti-Cu-N pada logam Stainless Steel 316L (SS 316L) menggunakan teknik Sputtering DC. Material target sputtering Titanium (Ti) diletakan pada katoda logam SS 316L diletakan pada anoda. Plat tipis tembaga (Cu) diletakkan diatas target Ti dalam bentuk lingkaran dengan beberapa ukuran diameter untuk mendapatkan variasi konsentrasi unsur Cu. Gas argon (Ar) digunakan sebagai gas sputter. Gas nitrogen (N2) sebagai gas reaktif. Proses deposisi Ti dan Cu berlangsung secara bersamaan didalam palsma Ar dan N2. Bahan SS 316L dengan lapisan TiCuN meningkatkan sifat antibakteri dan mekanik dibanding SS 316L tanpa lapisan sehingga dapat diaplikasikan untuk biomaterial impant tulang maupun implant gigi. Dengan metode invensi ini pelapisan TiCuN pada SS 316L dapat dilakukan dengan relatif lebih sederhana, mudah dan murah.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 01 Agustus 2022
- Detail
PERALATAN DAN SISTEM PENYALA AWAL MOTOR ROKET YANG DIPASANG DI BAGIAN NOSEL
Sebuah sistem penyala (igniter) untuk motor roket K-round atau motor roket ukuran kecil lainnya yang dipasang pada bagian nosel, yang terdiri dari : Tabung penyala dengan struktur berlubang dari bahan alumunium, dimana di dalamnya terdapat bahan isian igniter yaitu pemantik (squib) dan bahan piroteknik bubuk dari komposisi bahan potassium nitrat, carbon, sulfur dan alumunium powder, dan peralatan pengikat igniter pada nosel yang terdiri dari: tabung tongkat (stick) dari bahan alumunium berongga untuk jalan kabel squib keluar nosel, pelat penahan yang terpasang pada dudukan igniter dan dimasukkan pada bagian konvergen nosel, berfungsi untuk menahan igniter agar tidak terlepas, dan dudukan igniter dari bahan polyester putty dengan bentuk limas terpotong dan memiliki dua lubang di bagian sisinya untuk keluarnya gas pembakaran awal igniter.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 27 Juli 2022
- Detail
FORMULA NANO-BIOPESTISIDA BERBASIS MINYAK EUKALIPTUS DAN PROSES PEMBUATANNYA
Invensi ini mengenai formula nano-biopestisida berbasis minyak eukaliptus dan proses pembuatannya, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan pemanfaatan bahan aktif minyak eukaliptus untuk digunakan sebagai fungisida dan insektisida. Suatu formula nano-biopestisida berbasis minyak eukaliptus dan proses pembuatannya yang terdiri atas (1)minyak eukaliptus 5-8%,(2)pengemulsi tween 1-2,4%,(3) minyak terpentin 0,5-1%,(4) gliserol 1-1,6%, dan sisanya adalah air suling, jumlah persentase bahan menjadi 100%, yang dicirikan dengan campuran berwarna putih susu.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 21 Juli 2022
- Detail