Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

Metode Pembuatan Konjugat Asam Ferulat Dengan Kitosan

-

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 14 Desember 2019
  • Detail
Paten

Komposit Berbahan Dasar Ampas Singkong dan Serat Ampas Aren dengan Perekat Alami Menggunakan Miselium Jamur

Invensi ini menyediakan suatu panel komposit yang dibuat dengan teknologi fermentasi substrat padat dengan berbahan dasar utama berupa ampas singkong dan serat ampas aren dengan perekat alami berupa miselium jamur, sehingga tersedia sebuah produk papan komposit yang ramah lingkungan. Papan komposit berbahan dasar ampas singkong dan serat ampas aren dengan perekat alami berupa miselium jamur pada invensi ini memiliki komposisi awal bahan yang terdiri dari: 30,8% - 57,2% serat ampas aren, 30,8% - 57,2% ampas singkong, 10% dedak, 1,5% kapur, 0,5% gipsum, dan air sampai kelembaban campuran sekitar 60%, dan starter inokulum cair sebanyak 3%-10% v/b inokulum terhadap total berat padatan kering yang digunakan.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 14 Desember 2019
  • Detail
Paten

Toilet Pengompos Berbentuk Segi Enam

Suatu alat komposter yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi pencampuran bahan kompos yang berasal dari tinja, air seni dengan bahan pencampur berupa limbah lignoselulosa disebut sebagai toilet pengompos dimana wadah reaktor tersebut dapat meningkatkan homogenitas pencampuran dengan sistem optimalisasi luruhan dengan bantuan gerigi-gerigi yang ada didalam rangka wadah reaktor, proses pencampuran dapat dilakukan secara manual dengan menggunakan poros engkol yang melintang dibagian tengah rangka wadah reaktor, sebuah lubang masukan dengan pintu berengsel pada bagian sisi samping wadah, reaktor digunakan sebagai lubang masukan bahan kompos dan juga dapat difungsikan untuk memanen dan mengganti bahan pencampur, dengan membentuk penutup lubang masukan menjadi 2 (dua) bagian yang sama dapat mengendalikan agar bahan kompos tidak tumpah keluar saat diputar searah maupun berlawanan arah

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 14 Desember 2019
  • Detail
Paten

KOMPOSISI KUKIS YANG MENGANDUNG PATI TEMULAWAK

Invensi ini berkaitan dengan suatu komposisi kukis yang mengandung pati temulawak, serta terbuat dari tepung pisang, dan bahan tambahan lainnya sedemikian hingga kukis ini dapat menambah nafsu makan. Kukis pada invensi ini memiliki komposisi: pati temulawak 3-8%; tepung pisang 8-15%; tepung terigu 8-15%; tepung maizena 8-15%; gula halus 10-15%; mentega 20-25%; margarin 7-14%; kuning telur 3-7%; dan susu bubuk 3-6%. Kukis pada invensi ini memiliki kandungan fisiko-kimia, nutrisi dan kandungan kurkuminoid sebagai berikut: air 1,95-2,57%; abu 1,06-1,13%; protein 3,31-3,72%; lemak 29,42-30,44%; karbohidrat by difference antara 62,83-63,58%; kurkuminoid 0,0014%-0,0044%. Selain itu, kukis ini memiliki nilai kalori sebesar 532,63 kkal – 540,19 kkal setiap 100 gram penyajian.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 14 Desember 2019
  • Detail
Paten

FORMULA SEDIAAN PANGAN FUNGSIONAL BERBASIS KOLAGEN IKAN PATIN UNTUK MENINGKATKAN KADAR GLUTATION DALAM DARAH

Invensi ini berkaitan dengan suatu formula sediaan pangan fungsional berbahan dasar kolagen dari ikan patin yang digunakan untuk meningkatkan kadar glutation dalam darah yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Tujuan invensi ini adalah untuk mengatasi kelemahan pada invensi terdahulu dan tujuan khususnya yaitu untuk menyediakan suatu formula sediaan pangan fungsional berbasis kolagen ikan patin untuk meningkatkan kadar glutation dalam darah. Formula kolagen ikan patin sebanyak 70-75%; serbuk jahe sebanyak 5-7%; dan asam askorbat 20-25%. Sediaan pangan fungsional ini dapat meningkatkan kadar glutation sebesar 13,5%. Peningkatan kadar glutation dalam darah akan berefek pada peningkatan antioksidan alamai sedemikian hingga sediaan ini lebih lanjut dapat dapat berperan sebagai antidiabetes.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 14 Desember 2019
  • Detail
Paten

FORMULASI DAN PROSES PEMBUATAN PUDING SINBIOTIK

Invensi ini secara umum berkaitan dengan suatu formulasi dan proses pembuatan puding sinbiotik. Secara lebih khusus invensi ini berkaitan dengan formulasi dan proses pembuatan puding sinbotik dari tepung umbi gembolo dan berbagai bahan dengan penambahan kultur bakteri. Formula puding yang dimaksud dalam invensi ini mengandung karagenan, tepung gembolo, susu skim, tepung maizena, air, sukralosa, isomalt, vanili dan probiotik. Proses pembuatan yang dilakukan meliputi:penyiapkan bahan-bahan berupa karagenan, tepung gembolo, susu skim, tepung maizena, air, sukralosa, isomalt, vanili dan probiotik; pencampuran semua bahan kecuali probiotik hingga homogen; pemanaskan campuran tersebut hingga mendidih; pendinginkan puding hingga suhu 35 °C – 50 °C, lebih disukai suhu 45 °C; pencampuran probiotik yang sudah dilarutkan dalam campuran tahap d hingga homogen; pencetakan dan penyimpanan.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 14 Desember 2019
  • Detail
Paten

KOMPOSISI BIOKOMPOSIT PLASTIK PATI TERPLASTISASI/LOGAM OKSIDA(TPS/LO)

Invensi ini berkaitan tentang komposisi biokomposit plastik pati terplastisasi/logam oksida (TPS/LO) khususnya berupa logam oksida seng oksida (ZnO) dan titanium dioksida (TiO2). Komposisi logam oksida dalam TPS/LO menurut invensi ini mengandung ZnO antara 0,1 phr hingga 2,0 phr; TiO2 0,1 hingga 2,0 phr yang memiliki karakteristik antibakteri pada zona hambat bakteri antara 9,00 mm hingga 21,25 mm; memiliki kekuatan-tarik antara 4,80 MPa hingga 7,50 MPa.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 13 Desember 2019
  • Detail
Paten

Formula Pupuk Organik Hayati Untuk Tanaman Singkong

Invensi ini berkaitan dengan suatu proses pembuatan pupuk organik hayati (POH) spesifik untuk tanaman singkong/singkong kaya beta karoten (KBK) dan proses pembuatannya. Isolat bakteri starter terdiri dari 10 isolat RPPT (Rhizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman) potensial dan terseleksi hasil isolasi dari perakaran tanaman singkong dan singkong kaya beta karoten (KBK) yang termasuk dalam genus Burkholderia, Paenarthrobacter, Klebsiella, Kocuria, Rhizobium dan Bacillus. Tahap awal dalam invensi ini adalah pembuatan starter, dengan kerapatan 107 – 108 CFU/ml dari masing-masing bakteri. Bahan pembuatan pupuk organik hayati dalam invensi ini terdiri starter bakteri sebanyak 1-2%, tauge sebanyak 5-7%, gula merah sebanyak 3-4%, pakan ikan sebanyak 2-4%, tepung jagung sebanyak 2-4%, agar-agar sebanyak 0,04-0,06%, telur ayam sebanyak 0,3-0,4%, dedak sebanyak 2-4%, molase sebanyak 5-7%, air kelapa muda sebanyak 3-4%, TSP/kapur sebanyak 0,75-1,5%, dan asam humat sebanyak 0,05-0,15% dan air mineral.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 13 Desember 2019
  • Detail
Paten

Alat Pembuat Pusaran Aliran Udara Untuk Modul Baterai Kendaraan Listrik

Dijelaskan alat pembuat pusaran aliran udara untuk modul baterai kendaraan listrik. Alat diletakkan pada celah antara empat sel baterai berbentuk silinder. Perwujudan invensi ini terdiri dari tiang penyangga yang dipasangi plat-plat persegi panjang yang dipasang secara diagonal dan berpasangan membentuk huruf “V” yang diposisikan searah dengan arah aliran udara. Udara yang mengalir melewati plat-plat tersebut mengalami perubahan arah aliran dan membentuk pusaran. Pusaran aliran udara ini meningkatkan kontak antara udara dan permukaan sel-sel baterai yang panas sehingga energi panas dari sel-sel baterai dapat diserap oleh pusaran aliran udara dan dibuang ke luar modul baterai. Dengan demikian, suhu sel-sel baterai yang terkena pusaran aliran udara tersebut akan turun.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 13 Desember 2019
  • Detail
Paten

PROSES PENGOLAHAN BAHAN BAKU INSTAN MASAKAN TRADISIONAL EMPAL GENTONG

Invensi ini berkaitan dengan suatu proses pengolahan daging sapi dan bumbu agar dapat digunakan sebagai bahan baku instan untuk makanan tradisional empal gentong. Tahapan yang diperlukan adalah persiapan daging sapi dan bahan – bahan bumbu untuk masakan empal gentong, proses pengeringan dengan mesin pengering mekanik pada suhu 55 - 60 ⁰C sampai kadar air 8 – 12 %, secara terpisah selama 12 jam dan pengemasan terhadap daging sapi beserta bumbu yang telah terkondisi pada satu kemasan atau kemasan terpisah. Dengan adanya invensi ini dapat diproduksi makanan tradisional empal gentong yang dapat dikonsumsi masyarakat modern dengan lebih praktis. Melalui proses yang dilakukan untuk membuat bahan baku instan ini juga terukur nilai kalori yang lebih tinggi daripada empal gentong yang diolah dengan proses tradisional. Dalam satu kemasan terdapat total berat bersih produk sebesar 125 gr. Penyajiannya mudah, dapat dilakukan secara praktis yaitu daging sapi yang telah diolah sebanyak 100 gr direndam dengan air panas (suhu 85⁰C – 90⁰C) sebanyak 300 ml selama 15 menit, kemudian dicampurkan dengan bumbu instan sebanyak 25 gr, dan dipanaskan pada suhu (90⁰C – 95⁰C) selama 15 menit.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 13 Desember 2019
  • Detail